Rabu, 28 September 2011

Cerpen Patah hati

Hari ini atau yang lebih tepatnya tengah malam ini , ku coba membangunkan paksa mataku yang sebenarnya sangat begitu ingin menuju dunia mimpi , tapi tetap saja harus ku paksa , demi hati … Ya benar sekali demi hati , hatiku merasa iri dengan mataku , yang setiap hari selalu melihat yang indah-indah ,sedangkan saya ?? mataku berkata gusar , “saya hanya bisa merasakan sakitnya saja , di awali dengan mata yang melihat keindahan surga seorang hawa , setalah di tinggalkan begitu saja , siapa yang menanggung lukanya?, bukankah saya ,” gumam hatiku ..Pergulatan dua anggota tubuh ini , membuatku sadar , siapa yang sebenarnya menjadi pemangsa dan siapa yang dimangsa , mungkin laki-laki sering berkata “ aku , aku yang berkuasa atas nama cinta, aku juga sebagai penentu dalam sebuah hubungan, tapi bukan kah itu kodrat wanita . wanita lah yang sering menjadi penentu , hei sadar wahai kaum adam , kita lah yang dimangsa , kitalah rantai makanan mereka. Malam itu juga aku mencoba membuat sebuah surat , lebih tepatnya tulisan perasaan ku yang sebenarnya untuk pujaan hatiku . ya hanya untuk dia, bukan untuk siapa-siapa ,karena aku inginkan dia itu saja ,,,..Dear my lover ..Malam ini aku tidak bisa memejamkan mataku , entah mengapa, aku juga tidak memahaminya …pikiranku seakan-akan terperangkap di dunia yang aku tidak mengerti ,bagaimana aku harus hidup ..bagaimana aku harus bertahan , bagaimana aku harus sendiri tanpamu. Aku benar-benar bingung, Kuingin kau tahu takkan ada habisnya, mencintaimu , apa aku sudah menjadi budak keindahanmu ?Pecundang diriku , pecun diriku , bangsad diriku kalau aku tidak berkata sejujurnya , bahwa memang benar adanya tidak ada yang namanya cinta kalau tidak memandang keindahan , aku juga sama seperti mereka , tapi perlu kau ketahui CINTAKU , perasaan seperti itu tergantikan dengan perasaan sayangku kepadamu , tidak lagi aku memandang keindahan anggota tubuhmu, tapi aku sudah memandang ke arah yang berbeda , dimana hatiku , mataku ,tanganku , bahkan kemaluanku semua anggota tubuhku . ya semua itu membentuk menjadi satu kalimat yaitu CINTA TULUS Aku tahu kau lebih memilih penjantan itu , ya lelaki itu pantas untukmu , lebih pantas lagi, kau jadikan dia penopang hidupmu , tapi sayangku !! aku tidak rela kau disakiti oleh pejantan itu ,walau dia belom sama sekali menyakitimu , hei pejantan !! sampai setetes saja airmata cintaku ini jatuh membasahi pipinya ..kau akan merasakan akibatnya ,,,aku rela dia lebih memilihmu dibandingkan aku , jangan sampai keikhlasanku yang tulus ini menjadi kemurkaanku padamu ..Ku harap surat ini sampai di hatimu my lovely , aku tidak ingin melihat kau bersedih, tapi ,aku tahu kau bahagia disana, dibawah atap rumah nyamanmu, aku tahu saat ini kau tertidur lelap di dalam selimut tebalmu , memang itu yang ku harap , bersinarlah !! jgn kau biarkan dirimu redup di makan kerasnya dunia , toh kamu sudah mempunyai pelindung raga dan sukma.Cintaku , hari ini atau tepatnya malam ini aku mencoba melupakanmu , ku harap saat aku terbangun besok , tidak ada lagi namamu , tidak ada lagi senyummu , bahkan hadiah-hadiahmu sudah ku bungkus rapi di dalam memoriku ,,selamat tinggal sayangku ..aku selalu mencintaimu .Sebelum aku terlelap tidur , Hei mata , apakah kamu tidak melihat betapa dia sangat menderita ?? Tanya hatiku , mata berkata dengan lantang apa yang kau punya wahai hati , kamu hanya berbentuk segumpal daging yang di lumuri darah , apa yang bisa kau lihat hati ? sedangkan aku , AKU bisa melihat indahnya dunia , aku bisa melihat indahnya wanita , hatiku marah , ya dia marah ,dengan lantang dia berkata “ mataku, kau selalu melihat yang indah saja , tapi kau tidak melihatnya denganku …andaikan saja kita bekerja sama mungkin pemuda itui tidak akan seperti ini ..SADARLAH KAU MATA !!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar